“MENDUA”
Walau kini sudah ada yang baru,
sulit rasanya untuk bisa menggeser posisinya.
Suka duka telah kita lewati bersama,
ikatan emosional kita pun sudah melekat dalam jiwa.
Saat aku akan mulai meninggalkannya,
makin terasa pula kenyamanan-kenyamanan yang diberikannya saat kita berdua.
Namun… Walau kini aku telah mendua,
KAU tetap akan menjadi yang UTAMA !
—————————-
Kebonkopi, 28 Desember 2010